Menu hari ini, bakwan jagung, sayur bayam, dan sambal.
Setelah semua selesai, Kemala segera menuju teras rumah. Dia duduk di sana dan menunggu seseorang. Tak lama kemudian, di ujung jalan, terlihatlah Sultan dan para anggota laki-laki.
Baru saja Kemala berdiri, sebuah motor matic datang dan parkir di halaman rumah. Gadis yang menaikinya pun melepas helm, lalu menghampiri Kemala dengan raut sungkan. Setelah sedikit mengobrol, gadis itu pun masuk ke dalam.
Sesaat kemudian, para anggota laki-laki juga sudah tiba di teras. Mereka segera melepas alas kaki dan masuk.
"Mbak Mala," panggil Sultan.
"Eh, iya?" Kemala menunjukkan senyum lebar.
"Itu tadi siapa?"
"Oh, itu Mbak Zirly."
"Kelompok kita? Kok nggak pernah kelihatan?"
"Iya. Sekolah tempat dia ngajar cuma kasih izin setengah hari aja. Bapaknya juga sakit stroke di rumah. Jadi dia cuma bisa dateng sebentar dan pulang pergi," jelas gadis itu.
"Oh, ning yang ngajar Qur'an itu?"