Mohon tunggu...
Silvia Aprilia
Silvia Aprilia Mohon Tunggu... Pelajar Sekolah - Pelajar

for school

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana

Buku sebagai Pendamping Hatta dalam Perjuangan Kemerdekaan

4 November 2021   16:00 Diperbarui: 4 November 2021   17:30 316
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

"Peci hitam Athar tidak ada bu"

"Sini biar ibu bantu carikan" sambil berjalan ke kamar Athar dan akhirnya ketemu. "Ini ada, sudah pakai, cepat berangkat temanmu sudah menunggu"

"Assalamualaikum bu", ucap Athar sambil salam dengan ibunya.

"Waalaikumsalam"

....

"Hari ini kita akan membahas tajwid dalam Al-qur'an dan membacanya dengan degungan dan irama. Athar coba kamu baca ayat 25 tersebut", kata Syekh Mohammad Jamil Jambek sambil membuka kitab Al-qur'an.

"Athar tidak bisa Syekh, Athar lemah dan selalu salah membacanya", ujar Mohammad Hatta kecil sambil memainkan petunjuk baca alquran.

"Baiklah, Athar baca saja tanpa dengungan dan irama", kata Syekh Mohammad Jamil Jambek.

Dengan perasaan yang awalnya gelisah dan takut saat akan membaca ayat suci Alqur'an, kini telah hilang. Dia membaca ayat Alqur'an tanpa irama sedikitpun dalam artian membaca datar. Teman-temannya ada yang menghina dia karena tidak pandai membaca Alqur'an. Namun, berhasil dihalau oleh Syekh Mohammad Jamil Jambek dan memberi nasihat kepada murid-muridnya. Syekh mengatakan bahwa berani karena benar, takut karena salah.

"Lain kali jangan begitu ya, kita kan sama-sama belajar. Jadi wajar jika masih ada yang belum bisa", kata Syekh.

"Baik Syekh. Maafkan kami ya Athar", lontaran kalimat maaf mulai ramai ditujukkan kepada Athar.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
  11. 11
  12. 12
  13. 13
  14. 14
  15. 15
  16. 16
  17. 17
  18. 18
  19. 19
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun