Hakikat Media Pembelajaran
 Media adalah bentuk jamak dari medium yang berasal dari bahasa latin medius yang berarti tengah. Dalam bahasa Indonesia kata medium diartikan sebagai "antara' atau "sedang" (Latuheru, 1988: 14).
Media Pembelajaran adalah Segala bentuk dan saluran yang digunakan orang untuk menyalurkan pesan/informasi (AECT, 1977).
 Media pembelajaran adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan anak yang dapat merangsangnya untuk belajar (Gagne, 1970 ).
Media Pembelajaran adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar. Buku, film, kaset, film bingkai adalah contoh-contohnya (Briggs ,1970 ).
Menurut  ( Latuheru 1988: 14)  media pembelajaran adalah semua alat (bantu) atau benda yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, dengan maksud menyampaikan pesan (informasi) pembelajaran dari sumber (guru maupun sumber lain) kepada penerima (dalam hal ini anak didik atau warga belajar).
Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima pesan. Dalam hal ini adalah proses merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat serta perhatian siswa sehingga proses belajar dapat terjalin ( Sadiman , 2008: 7).
Berdasarkan pendapat ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran alat bantu untuk menyampaikan pesan dari sumber kepada penerima.
Fungsi Media Pembelajaran
Media pembelajaran merupakan salah satu komponen yang tidak berdiri sendiri, tetapi saling berhubungan dengan komponen lainnya dalam rangka menciptakan situasi belajar yang diharapkan ( Zaman, B, & Meid, 2005 : 33 ) .
Menurut (Sadiman,AS,1996:16-17) Secara umum media pembelajaran mempunyai manfaat sebagai berikut  :