Jika kita melihat dari karakteristik seseorang yang mentalnya sehat, pada situasi seperti sekarang ini tentu kita merasakan bahwa poin kedua dari ciri yang di sebutkan perlahan mulai menghilang dan tergantikan dengan interaksi di dunia maya. Yang seharusnya kita bertemu teman-teman di sekolah atau kampus, tapi kini harus berinteraksi via ruangan zoom meeting.
Kita semua merasakan betapa beratnya bersekolah ataupun berkuliah selama pandemi dengan sistem daring ini. Kita semua merasakan bahwa baik siswa maupun guru pasti sama sama merasakan kesulitan dalam menjalani kewajibannya dalam belajar maupun belajar. Belajar dengan berbagai macam tekanan baik itu di pikiran maupun tekanan fisik rasanya sudah bosan di rasakan, karena sadar kita pun tidak tahu kapan pandemi ini akan cepat berlalu dan segera menanggalkan kata “kenormalan baru”. Sebenarnya tidak ada istilah kenormalan baru, menurut saya yang ada saat ini adalah kehidupan baru, karena, karena kehidupan normal yang dahulu kita rasakan hilang secara perlahan-lahan dan entah kapan situasi baik yang diharapkan datang kehadapan kita sebagai rakyat Indonesia.
Berikut adalah beberapa cara agar dapat mengurangi rasa stress akibat pembelajaran daring, diantaranya :
1. Perbanyaknyaklah Beribadah
Dengan memperbanyak beribadah kita dapat mengurangi tingkat stress kita. Beribadah merupakan salah satu cara terbaik untuk kita bisa mendapatkan ketenangan jiwa. Orang yang rajin beribadah berarti dekat dengan Tuhannya, sementara itu Allah berjanji dalam Al.Quran Surah At.Talaq 65:4
وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْرًا