Saat itu sahabat karib seperti Abu Bakar, Umar, Usman, Ali, Zain bin Tsabit, Abdullah bin Mas'ud, Aisyah, dan Abu Hurairah melakukan Ijtihad. Menurut mereka,  ijtihad terdiri dari penjelasan teks dan penafsirannya, qiyas yang menggunakan ashbah (kesamaan) dan al-nazar (identitas) antara Al-Qur'an dan Sunnah, serta ijti rasional yang tidak berpegang pada teks atau Sunnah tersebut dikatakan dapat dibagi menjadi tiga jenis perangkat keras. Qiyas hanya didasarkan pada Istinbas dari semangat Syariah. Masa Tabi'in dianggap sebagai masa keemasan atau "golden age" hukum Islam, dan pada masa inilah hukum Islam mulai dikumpulkan dan dicatat. Para imam sekte dan murid-muridnya menjadi cikal bakal generasi ini. Periode ini berlangsung  kurang lebih 250 tahun, yaitu dari tahun 101 M sampai tahun 350 M, atau tahun 720 M sampai tahun 971 M.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H