Mohon tunggu...
Shaaiary
Shaaiary Mohon Tunggu... Penulis - Just friend.

Logophile.

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Gadis Miskin

11 Februari 2022   08:49 Diperbarui: 11 Februari 2022   08:55 348
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Cerpen. Sumber ilustrasi: Unsplash

***

"Assalamu'alaikum! Permisi."

Terdengar seorang pria mengetuk pintu.

"Nduk, buka pintunya," pinta ibu sambil meremas adonan.

Aku segera membuka pintu kayu yang sudah lapuk itu.

"Yudha!" Mataku membulat, "Ayo masuk!" sambungku dengan tergesa.

Aku mempersilakannya duduk di sofa yang sobek-sobek itu. Aku menyuruh ibu menemaninya sejenak, sedangkan aku membuatkannya minum.

 ***

"Nduk, kayaknya Yudha suka deh sama kamu," ucap ibu dengan senyum tipis.

Sontak kusemburkan ke lantai air yang kuminum. Ledekan ibu sungguh mengganggu makan malam.

"Ih, apaan sih, Bu! Nggak mungkinlah cowok tajir kayak dia suka sama cewek miskin kayak aku," jawabku tanpa berani menatap mata ibu

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun