Mohon tunggu...
Ryan M.
Ryan M. Mohon Tunggu... Editor - Video Editor

Video Editor sejak tahun 1994, sedikit menguasai web design dan web programming. Michael Chrichton dan Eiji Yoshikawa adalah penulis favoritnya selain Dedy Suardi. Bukan fotografer meski agak senang memotret. Penganut Teori Relativitas ini memiliki banyak ide dan inspirasi berputar-putar di kepalanya, hanya saja jarang diungkapkan pada siapapun. Professional portfolio : http://youtube.com/user/ryanmintaraga/videos Blog : https://blog.ryanmintaraga.com/

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana Pilihan

Ada Cinta #11 : Keributan di Siang Hari yang Terik

10 Oktober 2014   13:36 Diperbarui: 17 Juni 2015   21:38 366
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
14128797661323482831

Dan Angga harus mengakui bahwa Nay terlihat makin cantik dalam keadaannya yang seperti ini.

Jarak antara mereka berdua semakin mengecil.  Angga masih duduk di sepedanya – menunggu Nay yang kini makin dekat sehingga bertambah jelas kecantikannya.

“Nay,” panggilnya, “Ayo naik.”

Nay hanya mendengus dan membuang muka sambil terus berjalan.

Angga terperangah.

Dia beneran!

Angga kebingungan.  Dirinya belum pernah menghadapi kemarahan seorang gadis.

Karena tak tahu harus bagaimana, pemuda itu akhirnya memutuskan menuntun sepedanya saja dan berjalan di belakang Nay.

“Kenapa kamu nggak duluan?  Tadi katanya mau duluan, mo ninggalin aku,” tegur Nay, masih tanpa menoleh.  Nada suaranya sudah tidak sekeras tadi.

“Bannya kempes,” Angga berbohong.

“Oh.”

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun