Mohon tunggu...
Nur Jannah
Nur Jannah Mohon Tunggu... Guru - Guru Penulis

Hobi membaca fenomena dan menulis alam, memasak, travelling dan merencanakan masa depan anak negeri

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Pesta Sederhana

24 Maret 2023   17:31 Diperbarui: 24 Maret 2023   17:34 133
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Cerpen. Sumber ilustrasi: Unsplash

"Ini, Kak, buat tambahin," kata Reva.

Rizki tersenyum lalu mengusap kepala adiknya itu. 

"Mana cukup, Dik?!" ujarnya.

Akhirnya kami pun termenung kembali. Tiba-tiba Rizki menjentikkan jari.

"Nah, aku ada ide. Aku beritahukan kakek dan nenek saja, barangkali saja bisa membantu," seru Rizki mengagetkanku.

"Oh iya. Kalau begitu kita ke rumah kakek dan nenek kamu aja, Riz," ajakku.

Rizki pun mengangguk gembira. Akhirnya kami bersama-sama pergi ke rumah nenek yang tidak terlalu jauh dari rumah Rizki.

Sesampai di sana, kakek menasehati.

"Ulang tahun itu cukup dirayakan dengan ucapan syukur saja. Kita berterima kasih kepada Allah lalu mengucapkan doa. Semoga diberi panjang umur, sehat, banyak rejeki dan menjadi anak yang soleh patuh kepada bapak juga ibu. Gitu saja sudah cukup kok. Tidak harus dirayakan." Begitu kata Kakek.

"Iya, kek. Tapi Reva tidak mau. Ia ingin sekali ulang tahunnya kali ini dirayakan. Kan selama ini belum pernah. Maksud Rizki ingin buat pesta yang sederhana saja." Rizki mencoba menjelaskan.

"Kalau begitu, bagaimana bila kita buat sendiri saja kuenya? Nenek bisa bikin kue bolu yang enak," usul Nenek tiba-tiba.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun