Dipondok beliau Bapak Rudin Haryono Periode cara pembelajaran ngajinya pada
waktu pagi (ba'da subuh), siang (ba'da dhuhur) dibagi menjadi 2 shif, sore (ba'da ashar), ba'da Maghrib dan malam (ba'da isya) juga ada 2 shif.Semua jadwal dilakukan secara bergantian dengan waktu yang ditentukan.
Otak akan lebih mudah berkonsentrasi untuk mengerjakan tugas berat dan belajar
pada Jam 11-2 siang. Setelah belajar otak dapat beristirahat penuh dengan tidur semalaman. Oleh karenanya waktu terbaik otak untuk belajar adalah jam 6-8 malam. Sedangkan belajar efesien adalah cara belajar yang meminimalkan usaha tetapi mendapatkan hasil yang maksimal. Yang diminimalkan disini juga berupa waktu, tempat, sarana dan prasarana belajar dan lain-lain.
Adapun waktu-waktu yang tepat untuk belajar yaitu:
1.Waktu subuh
Bangun di waktu subuh, tentu adalah pilihan yang sempurna untuk dipakai belajar. Karena kemampuan otak saat itu, bisa dibilang sedang berada pada fase terbaiknya. Selain itu, waktu subuh juga cocok dimanfaatkan untuk menghafal beberapa materi yang diajarkan di sekolah
2.Waktu malam
Oleh karena itu, malam hari adalah waktu yang lebih efektif bagi mereka untuk membaca dan belajar. Belajar pada saat ini juga membantu meningkatkan konsentrasi dan kreativitas karena sedikitnya gangguan. Tidur setelah belajar juga merupakan waktu yang baik untuk meningkatkan daya ingatOtak akan bekerja secara maksimal Pada waktu jam 9-11 , otak sudah memiliki hormon kortisol (hormon stres) yang cukup, sehingga dapat membantu memfokuskan pikiran. Waktu ini merupakan waktu yang cocok untuk belajar serta mengerjakan tugas yang membutuhkan analisa dan konsentrasi.
Tips-tips cara mengatur jadwal belajar yaitu:
1.Membuat daftar rencana belajar