Untuk membanyangkan pernikahan yang sempat aku dengar dari mulut Lembo, rasanya kematian sangat dekat denganku. Aku mulai berhitung, sampai kapan peristiwa jatuh cinta ini akan selesai.
Selain aku merindukan kehidupanku yang cukup luwes sebelum bersama Lembo, aku ingin impianku bukan hanya sekedar angan-angan. Sangat tidak masuk akal jika semua mimpiku mati dibunuh asmara.
'Aku terperangkap dalam cerita roman yang aku bentuk sendiri.
*disclaimer, cerpen ini telah terlebih dahulu dimuat di laman medium penulis
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI