Mohon tunggu...
Hidrayana Yana
Hidrayana Yana Mohon Tunggu... -

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Cerpen | Simpatik

10 April 2019   10:09 Diperbarui: 10 April 2019   10:28 74
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Cerpen. Sumber ilustrasi: Unsplash

"Malas,,, " jawabku suntuk.

 

"Ok, Bro,,, kami kesana dulu w,,,? Ngana tunggu jo torang di lapangan!" kata Rusli sambil menarik tangan Ella.

 

Aku pun menuju ke lapangan bergabung dengan siswa kelas lain yang sedang bermain takrow. Ketika seru-serunya bermain takrow, ketua kelasku Muslim datang.

 

"Sapar, Ibu Salma so masuk, ti Ibu suru undang uti..." Seru Muslim "Kamari juga, bo kita poli dia mo marah uti,, ". 

 

"Iyo, masuk jo ngana duluan, kita tunggu te Ella sama te Rusli."

 

"Mo tunggu bagemana, dorang guru da sidang aba"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
  11. 11
  12. 12
  13. 13
  14. 14
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun