Bahkan juga sesudah alih bentuk dikelompokkan sebagai service atau produksi, ada beberapa tipe berlainan yang bisa dideteksi di masing-masing dari 2 kelompok, sama seperti yang diperlihatkan Tabel 12.
Contoh-contoh alih bentuk dalam kelompok produksi ialah konstruksi (rumah, jalan raya), ekstraksi (batubara, perikanan), dan pertanian (gula kapas). Dalam kelompok servis ialah alih bentuk yang terkait dengan kesehatan ( rumah sakit , konseling ) , selingan ( bowling , muscums ) , transportasi ( pelatihan management warchousing ).Industri dalam subklasifikasi condong mempunyai distribusi berkaitan ) , dan pengajaran ( training kejuruan , perguruan tinggi - terhitung permasalahan operasi.
INPUT
Dalam ulasan alih bentuk, kita harus merujuk ke input. Di sejumlah contoh yang
sudah kami beri, input pada proses alih bentuk sudah jadi sisi elemen perakitan
mobil, bahan untuk membikin kue, beberapa orang yang hendak dilayani di kampus, restaurant, dan bank, dan mobil yang hendak diperbarui.
Pada intinya, input pada proses alih bentuk bisa
dikelompokkan ke salah satunya dari 3 kelompok berikut ini:
- Bahan baku atau sisi elemen untuk diolah
- Konsumen setia untuk diolah langsung
- Materi, barang, atau info berkaitan konsumen setia untuk pemrosesan tidak langsung
Dua kelompok pertama cukup jelas. Untuk kelompok ke-3 , lihat pada contoh pembaruan mobil. Walau mobil sedang diperbarui, mobil itu tidak ada di bengkel sendirinya tanpa pemiliknya. Demikian juga dengan pemrosesan asuransi kesehatan.
Yang diolah ialah document, tapi document itu disodorkan atas nama pasien. Umumnya, bila inputnya ialah bahan baku, karena itu prosesnya ialah proses produksi. Bila inputnya ialah konsumen setia atau berkaitan dengan konsumen setia, karena itu prosesnya ialah proses layanan.