Will menguatkan hatinya. Apa yang akan ditanyakannya? Apakah dia akan langsung mengajaknya berkencan? Cewek itu jelas tidak akan suka. Dia sepertinya bukan tipe cewek macam itu.
"Siapakah namamu?" Tanya Will pada akhirnya.
Dia seriusan akan tanya hal ini karena sampai sekarang dia belum mendengar langsung siapa namanya.
"Freya." Cewek itu menjawab.
"I'm sorry??" Will masih tidak bisa menangkap bahasanya.
"Freya. F R E Y A." Freya mengeja namanya.
"Oh..." Will mengejanya dan dia sepertinya agak kesulitan. "Freya?" Dia mengucapkannya lagi.
"Yah... Lumayan." Kata Freya. Dan Will tertawa.
"Tapi setahuku Fred nggak memanggilmu begitu." Will ingat bahwa Fred memanggil Freya dengan sebutan Liana.
"Oh ya, banyak orang yang memanggil nama depanku, dan itu memang lebih mudah diucapkan. Kalau kamu mau, kamu juga bisa memanggilku Liana. Tapi di rumah aku biasa dipanggil Freya." Dia tersenyum.
Demi melihat senyum ini, Will rela melakukan apapun bahkan sampai mempelajari Bahasa Indonesia agar bisa mengucapkan nama Freya dengan jelas dan benar. Will menghela nafas demi mengatasi hatinya yang berdegup kencang.