Mohon tunggu...
Ahmad Yudi S
Ahmad Yudi S Mohon Tunggu... Freelancer - #Ngopi-isme

Aku Melamun Maka Aku Ada

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Tuhan Tidak Pernah Pelit

31 Oktober 2019   22:06 Diperbarui: 1 November 2019   04:58 80
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

"Udeh terima aja, Abah percaya sama kalian. Bisa jadi do'a mu telah terkabul Peh, heuheu.." kata Abah.

"Bagiku agamaku, bagimu aku milikmu." jawab Ipeh menerima pinangan Rio.

"Ter, ter, ter, cie ciee.."

Dalam sekejap, teman-teman Ipeh berbaris dan menyalami Ipeh dan Rio, juga Abah. Kali ini Ipeh dan Rio tidak lagi kikuk, sebab Abah telah merestui mereka yang nantinya akan menggelar pernikahan beberapa pekan kedepan.

"Heuheu.. Tuhan tidak pernah pelit bukan? Bisa jadi rezekimu adalah menikah dengan Rio." Abah menyemangati Ipeh.

"..dan juga kamu, jangan lupa siapkan maharnya sebelum menikahi putriku, dan sebelum konsepsi, wkwkwk.." Abah bersenda gurau dengan calon mantunya.

Semuanya melepaskan tawa.

___________

Note : ada beberapa kata yang dikutip dari karya sastra Pramoedya A.T. Terima kasih.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun