Mohon tunggu...
Brader Yefta
Brader Yefta Mohon Tunggu... Administrasi - Menulis untuk berbagi

Just Sharing....Nomine Best in Specific Interest Kompasiana Award 2023

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Siap Siaga Antisipasi Gempa Bumi dan Tsunami, Bisa Lakukan Ini

4 Agustus 2019   16:30 Diperbarui: 4 Agustus 2019   23:10 549
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

2. Jika sedang memasak, segeralah mematikan kompor dan mencabut semua peralatan yang menggunakan listrik untuk mencegah terjadinya kebakaran

3. Bila berlarian keluar ruangan, pastikan tidak menginjak pecahan kaca, pecahan genteng atau material lain. Hindari berlari keluar lalu berlindung dibawah pohon, tiang listrik, atau gedung yang kemungkinan bisa saja roboh atau tumbang

4. Jangan gunakan lift andai sudah terasa goncangan. Lewat tangga darurat saja.Bila sudah dalam elevator, tekan semua tombol dan gunakan interphone untuk panggilan kepada pengelola bangunan.

5. Kenali bangunan yang memiliki struktur kuat seperti pada sudut bangunan yang biasanya dinamakan kolom yang terhubung langsung ke dasar pondasi. Biasanya insinyur teknik sipil memasang tulangan pada desain untuk mendukung tahanan terhadap daya gempa

6, Ikuti instruksi evakuasi bila sekiranya Anda memang telah berada dalam ruangan bersama petugas keamanan.

Bila berada di dalam kendaraan (mobil) 

1. Yang  pasti akan kehilangan kontrol terhadap  kendaraan bila terjadi gempa bumi besar

2. Menjauh dari persimpangan dan pinggirkan kendaraan di kiri bahu jalan dan berhentilah

3. Ikuti instruksi dari petugas berwenang dengan memperhatikan lingkungan sekitar dan melalui alat komunikasi lainnya seperti gawai (HP) atau siaran radio di dalam kendaraan

Tsunami, Prabencana dan Saat Bencana, Mesti Ngapain

Tsunami adalah rangkaian gelombang laut yang mampu menjalar dengan kecepatan mencapai lebih dari 900 km/jam atau lebih dan lokasinya di tengah laut. Disebabkan oleh gempa bumi yang terjadi di dasar laut,runtuhan di dasar laut,atau bisa juga diakibatkan letusan gunungapi di laut. Saat gelombang dari laut itu mencapai pantai yang dangkal, teluk atau muara sungai,kecepatannya akan berkurang namun ketinggian gelombang akan meningkat sekian meter dan bersifat merusak.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun