Contoh: Proposisi "Jika hari hujan, maka jalan akan licin" menggambarkan hubungan logis antara kondisi hujan dan konsekuensi yaitu jalan menjadi licin.
- Bentuk dan Isi:
Konsep: Ada perbedaan antara "bentuk proposisi" (struktur logika) dan "isi proposisi" (elemen spesifik yang digambarkan oleh bentuk proposisi).
Contoh: Proposisi "Semua anjing adalah hewan mamalia" memiliki bentuk logis yang sama dengan proposisi "Semua kucing adalah hewan mamalia," tetapi isi proposisinya berbeda.
- Batas Bahasa dan Realitas:
Konsep: Bahasa memiliki batas-batas dalam merepresentasikan realitas. Ada hal-hal yang dapat diungkapkan dalam bahasa dan ada hal-hal yang tidak dapat diungkapkan.
Contoh: Konsep pengalaman subyektif atau perasaan batin yang sulit dijelaskan dengan kata-kata mungkin menggambarkan batasan bahasa dalam merepresentasikan realitas ini.
Konsep-konsep ini memberikan dasar pemahaman tentang struktur dan tujuan pemikiran Wittgenstein dalam "Tractatus Logico-Philosophicus." Buku ini menciptakan kerangka kerja yang kompleks dan terstruktur untuk merenungkan hubungan antara bahasa, realitas, dan filsafat secara umum.
EVALUASI
Evaluasi terhadap "Tractatus Logico-Philosophicus"Â memiliki dimensi yang beragam dan kontroversial, sebagaimana karya filosofis pada umumnya. Buku ini telah memengaruhi banyak pemikir dan aliran filsafat, namun juga mendapat kritik keras. Di bawah ini adalah beberapa evaluasi umum terhadap buku tersebut:
Pengaruh Positif:
1. Kontribusi terhadap Filsafat Bahasa: "Tractatus" telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan filsafat bahasa dan logika. Gagasan Wittgenstein tentang hubungan antara bahasa dan realitas, serta pemikirannya tentang proposisi dan hubungan logis, telah mengilhami banyak pemikir dalam bidang ini.
2. Struktur Formal dan Terstruktur: Buku ini membawa pendekatan formal dan terstruktur yang memberikan kerangka kerja yang jelas bagi argumennya. Struktur hierarkis proposisi menciptakan alur pemikiran yang sistematis, meskipun gaya penulisan yang rumit dan singkat bisa menjadi tantangan bagi beberapa pembaca.