Pencetakan area sawah baru akan menjadi pendongkat untuk meningkatkan hasil-hasil pertanian
Infrastruktur Pertanian : Harga Mati
Infrastruktur pertanian menjadi kebutuhan mendasar dalam mengelola sektor ini, karena menyangkut semua hal terkait dengan prasarana dan sarana yang betul-betul dibutuhkan agar kegiatan sektor pertanian ini berjalan dengan lancar, baik, efisien dan efektif. Artinya, semua aktitas dalam mengelola sektor pertanian ini harus didahului dulu dengan infrastruktur pertanian yang memadai, optimal dan maju.
Tidak terlalu sulit melihat contoh diberbagai negara yang pertaniannya sangat maju dan sangat bergensi karena pemerintahnya telah membangun infrastruktur pertanian yang sangat kokoh. Sebut misalnya Jepang, Belanda, Jerman dan sebagainya
Membangun infrastruktur merupakan area yang tidak bisa dilakukan oleh petani dan masyarakat lainnya. Dan itu menjadi porsi dari tanggungjawab pemerintah. Sementara, bagaimana cara bertani sehari-hari, menanam dan merawat tanaman dan sayur-sayuran, atau memelihara ternak ayam atau sapi, dipastikan petani akan bisa melakukannya dengan sedikit pembinaan.
Hal yang sama urusan menjual hasil pertaniannya. Sesungguhnya petani tidak sulit mengajarkan mereka melakukan pemasaran. Tetapi bila jalan tidak baik, atau bahkan tidak ada, harus memikul sendiri dagangannya, sarana transport tidak ada maka pemasaran tidak jalan. Dengan infrastruktur yang memadai, produksi dan distribusi akan mudah bergerak dan berkembangnya.
Upaya yang dilakukan pemerintah untuk membangun infrastruktur pertanian ini patut diacungkan jempol, walaupun hanya dalam waktu 3 sampai 4 tahun tetapi hasilnya sudah bisa dirasakan oleh petani dengan hasil yang terus meningkat.
Ada 5 kelompok infrastruktur kunci yang menjadi kebutuhan para petani di sektor ini yaitu:
1. Pembangunan jalan-jalan pertanian diseluruh wilayah yang merupakan sentra pertanian.Â
- Sangat dibutuhkan untuk memudahkan mobilisasi dan akasesibilitas serta konektifitas para pelaku sektoer pertanian. Kebutuhan infrastruktur jalan ini harus disesuaikan dengan kebutuhan setempat dan bukan kemewahan.
- Artinya, tidak perlu dibangun jalan desa dengan aspal beton misalnya, karena yang dibutuhkan adalah hanya agar petani memiliki mobilisasi yang tinggi tanpa hambatan. Sehingga dengan menggunakan kendaraan sederhana bisa dijalani dengan mudah, murah dan cepat, yang berkaibat pada biaya yang rendah.
2. Pembangunan waduk yang tersebar diseluruh wilayah pertanian yang ada di Indonesia.
- Waduk menjadi kebutuhan dasar bagi sektor pertanian. Bahkan bukan saja hanya kepentingan pertanian tetapi juga untuk pemenuhan kebutuhan air bersih warga masyarakat.
- Pemerintahan Jokowi-Jk mampu membangun 65 bendungan yang merupakan 16 proyek lanjutan dan 49 bendungan baru. Tidak sia-sia dana sebasar Rp. 3,85 triliun untuk menggerakkan sektor pertanian ini.
3. Pembangunan irigasi menjadi kebutuhan yang sangat menentukan bagi distribusi air yang sangat dibutuhkan oleh pertanian.