Januari 1944.
DENGAN MIRAT
Matamu ungu membatu
Masih berdekapankah kami atau
mengikut juga bayangan itu
Â
MIRAT MUDA, CHAIRIL MUDA
       di pegunungan 1943
Dialah, Mirat, ketika mereka rebah,
menatap lama ke dalam pandangnya
coba memisah mata yang menantang
yang satu tajam dan jujur yang sebelah.
dan bertanya: Adakah, adakah
kau selalu mesra dan aku bagimu indah?
(Penggalan puisi Chairil Anwar)
Bersambung
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI