Mohon tunggu...
Wahyu Krido Utomo
Wahyu Krido Utomo Mohon Tunggu... Bankir - Pembelajar

Keliling Indonesia untuk bekerja, sementara bermukim di Surabaya

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

"The Last Dance", Nostalgia Kejayaan Chicago Bulls di Tahun 90-an

22 Mei 2020   13:46 Diperbarui: 4 Februari 2023   01:01 578
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Belum lagi intrik-intrik di dalamnya yang mungkin memberikan pandangan baru bagi kita melihat perjuangan Bulls kala itu.

sumber: deseret.com
sumber: deseret.com

Yang membuat dokumenter ini wajib menjadi tontonan adalah footage yang menjadi bahan dokumenter ini bisa dibilang langka, kala itu di musim 97- 98 pembuat film diberi akses (hampir) tak terbatas kepada aktifitas tim. 

Kita bisa lihat bahwa beberapa scene menggambarkan hal yang mungkin biasanya tidak nyaman disampaikan secara resmi di depan media.

Cara bertutur dalam dokumenter ini juga mudah dinikmati. The Last Dance menggabungkan antara scene flashback di berbagai masa dan scene saat ini dimana masing-masing tokoh diinterview di masa kini dan bercerita tentang kejadian-kejadian saat itu. 

Michael Jordan, Scottie Pippen, Dennis Rodman, Horace Grant, Steve Kerr, Phil Jackson, dan banyak tokoh memberikan interview tentang masa-masa yang unik kala itu.

Musim 97-98 menjadi unik untuk Chicago Bulls karena tahun sebelumnya mereka memenangkan kejuaraan NBA (untuk 2 tahun berturut-turut).

Namun memulai musim dengan polemik yang dibuat oleh Jerry Krause manajer tim kala itu dan Jerry Reinsdorf pemilik tim yang menyatakan akan menyegarkan tim, dimulai dari pelatih hingga ke pemain. 

Tim yang baru saja memenangkan gelar juara tahun sebelumnya, dirasa tidak mampu untuk menghadapi musim depan oleh manajemen dan diputuskan untuk dirombak. Mulai dari pelatihnya kala itu Phil Jackson.

Saat diumumkan bahwa Phil Jackson akan diganti, pemain berontak, terutama MJ yang dengan lantang mengatakan bahwa dia tidak akan bermain dibawah pelatih selain Phil Jackson. 

Setelah negosiasi yang alot akhirnya disepakati bahwa Phil Jackson akan kembali melatih Bulls untuk musim 98, dengan catatan bahwa itu adalah musim terakhirnya dengan Chicago Bulls. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun