Apresiasi kepada KM. Kelud
Kami kembali pulang dari Batam ke Medan masih menggunakan KM. Kelud pada Sabtu (29/04/2023). Waktu tempuh perjalanan pulang ini menjadi sedikit lebih lama dari jadwal sebelumnya karena waktu transit yang lebih lama di Tanjung Balai Karimun.
Pada perjalanan yang termasuk ke dalam puncak arus balik libur lebaran 1444 H Tahun 2023 ini, ada 338 orang penumpang yang turun di Tanjung Balai Karimun.Â
Kami tiba di pelabuhan Belawan pada Minggu (30/04/2023), pukul 13.30 WIB, lebih lambat 30 menit dari rencana jadwal yang tertera pada tiket.Â
Menurut keterangan petugas pelabuhan Belawan yang kami temui di pelataran parkir pelabuhan, pada hari itu ada sekitar 3.000 orang penumpang yang turun dari KM. Kelud di pelabuhan Belawan, Medan.
Dalam ibadah oikoumene pada malam sebelum kami tiba kembali di pelabuhan Belawan, kami bersama teman-teman vocal group Elhineni, kaum bapa gereja GBKP Ketaren, memberikan kesaksian melalui persembahan lagu pujian akustik yang sangat bersahaja.
Lagu pujian itu sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan yang telah melindungi seluruh rangkaian perjalanan kami bersama segenap anggota keluarga dan seluruh penumpang serta awak kapal.Â
Lagu itu juga sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh awak kapal KM. Kelud yang telah mengantarkan kami berlayar pulang pergi, Belawan - Batam.
Sebelum kami berpisah dari ruangan ibadah setelah ibadah usai, pihak penanggung jawab ibadah dari KM. Kelud juga memberikan sambutannya kepada seluruh jemaat yang hadir.
Beri Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!