Tahun 2005, Jangan Ingin Menjadi Presiden Untuk Menjadi Ketum Saja Belum Terpikirkan (sumber: Youtube)
Ketum Demokrat Tak Harus Jadi Menteri Apalagi Presiden (sumber: Youtube)
Kebohongan Nazaruddin – 16 : Anas Temui Nazar Di Mako Brimob
Nazaruddin mengatakan bahwa Anas pernah menemui dirinya saat berada di rumah tahanan Mako Brimob meminta agar dirinya tidak membuka kasus-kasus Anas. Pernyataan tersebut jelas tidak benar. Anas tidak pernah mendatangi Nazaruddin saat berada di rutan Mako Brimob, Cipinang ataupun Sukamiskin. Fakta yang sebenarnya adalah Nazaruddin rutin menggelar rapat dengan staff dan karyawannya saat di rutan Mako Brimob. Tidak hanya di rutan Mako Brimob, saat berada di rutan Cipinang dan Sukamiskin pun Nazaruddin masih rutin menggelar rapat-rapat. Selain membahas bisnis perusahaannya, Nazaruddin juga membicarakan mengenai perkaranya dan menyusun strategi untuk menyudutkan Anas. Hal tersebut di ungkap oleh Clara Maureen (mantan Manajer Pemasaran PT Anugerah Nusantara) saat menjadi saksi persidangan Anas pada Senin (7/7). Mindo Rosalina yang bersaksi pada sidang hari Senin (18/8) pun membenarnya pernyataan yang pernah diungkap oleh Clara Maureen tersebut. Bahkan dirinya mengakui bahwa dirinya sering diancam oleh Nazaruddin untuk ikut menyeret Anas dalam kasus Hambalang, agar Anas lengser dari jabatan Ketua Umum Partai Demokrat.
Baca :
Saat di Rutan Mako Brimob Nazaruddin Masih Rutin Adakan Rapat (sumber: okezone.com)
Terungkap, Nazar Pernah Rapat di Sukamiskin & Cipinang (sumber: Sindonews.com)
Saksi Mengaku Sering Diancam Supaya Menyeret Anas Dalam Kasus Hambalang (sumber: Kompas.com)
Video :
Sambil Menangis Rosa Membongkar Intimidasi2 Dari Nazar Dan Keluarga Agar Mau Bercerita Bohong Tentang Anas (sumber: Youtube)
Sama Seperti Clara Maureen Ternyata Rosa Juga Diminta Untuk Bercerita Bohong Untuk Jerat Anas (sumber: Youtube)