Hindari Zigzag
Jalan tol layang Japek hanya ada dua ruas jalur, dengan bahu jalan yang lebarnya hanya untuk kondisi darurat. Maka etika perilaku berkendara perlu dijaga.
Meski tampak lancar, tidak ada salahnya mengambil jarak aman antar kendaraan. Namun kondisi ini justru sering digunakan pengemudi lain lakukan zigzag. Seakan mengambil kesempatan untuk lebih cepat.
Namun zigzag sebaiknya jangan dilakukan. Karena berpotensi tabrakan beruntun. Mengingat tidak cukup ruang bagi kendaraan di belakang ketika kaget.
Rambu Lalu Lintas
Perangkat rambu lalu lintas di sepanjang jalan relatif lengkap. Cat pembatas jalur wana putih dan kuning nampak jelas. Batasan kecepatan ada di beberapa titik.
Sisa Material
Saat kita perhatikan sisi bahu jalan, selintas nampak bersih. Tapi pada beberapa titik masih ditemukan sejumlah sisa material bangunan. Ada serpihan kayu, potongan besi, dan tumpukan sisa adukan pasir.
Selain itu, selokan atau saluran pembuangan air di sisi kiri dan kanan nampak belum rapih. Masih ada ruas yang tertutup oleh sisa material bangunan. Ada pula selokan sama tinggi dengan badan jalan.
Kehadiran tol layang Japek telah memberi secerca perubahan lalu lintas arah Cikampek dan sebaliknya. Beban kendaraan bisa dialihkan, setidaknya sementara.
Untuk melewati, sekali lagi pengemudi mesti ekstra waspada dan hati-hati. Mengingat kondisi jalan yang belum sepenuhnya memadai, sempitnya jalur, akses panjang dan tanpa tempat istirahat.