Tanggal: 01 November 2023
Waktu: 13:10 WIB
Media: detiksnews
BMKG Bogor menyatakan cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota dan Kabupaten Bogor kemarin dikarenakan peralihan musim dari kemarau ke musim hujan. Cuaca ekstrem di Bogor diprediksi terjadi hingga pertengahan November. "Jika melihat peta prakiraan awal musim hujan yang dikeluarkan oleh Stasiun Klimatologi Jawa Barat (Staklim Dramaga Bogor), maka wilayah sekitaran Bogor memang sudah mulai masuk periode peralihan antara kemarau ke musim hujan. Jadi fenomena cuaca ekstrem ini terkait dengan masa peralihan musim," kata Kepala Stasiun Meteorologi Citeko BMKG Bogor Fatuhri Syabani, Rabu (1/11/2023). Fatuhri mengatakan cuaca ekstrem tidak terjadi pada satu titik yang sama atau berpindah-pindah lokasi. Kondisi ini tergantung pada pertumbuhan awan cumulonimbus dan labilitas atmosfer suatu wilayah. "Lokasi kejadian cuaca ekstrem memang tidak selalu sama karena pertumbuhan awan hujan mas peralihan bisanya jenis awan cumulonimbus bergantung pada faktor lokal setempat dan seringkali pertumbuhannya random dan lokal, tergantung kondisi labilitas atmosfer setempat," katanya. Hujan deras disertai angin kencang, kata Fatuhri, disebabkan oleh faktor terbentuknya awan cumulonimbus ditambah dengan kondisi atmosfer bagian atas yang labil hingga tercipta awan hujan dengan ukuran besar dan menjulang tinggi. "Sehingga ketika turun menjadi hujan, udara yang naik terdorong ke bawah (down burst) oleh butiran hujan yang jatuh cukup deras sehingga terjadi angin kencang di permukaan bumi, dan bahkan bisa menjadi tornado skala kecil (skala nol) yang kita kenal sebagai angin puting beliung," sambung Fatuhri.
2
Judul: Waspada cuaca ekstrem di Bogor dalam sepekan ke depan
Tanggal: 9 Januari 2024
Waktu: 17:29 WIB
Media: Antara News
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mengimbau masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang belakangan terjadi di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. "Maka dari itu saya mengimbau masyarakat untuk waspada, terutama yang tinggal dekat dengan aliran sungai. Upaya mitigasi ditingkatkan untuk menghindari jatuhnya korban," kata Rudy di Cibinong, Jawa Barat, Selasa.Ia juga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor untuk selalu siaga membantu masyarakat terdampak bencana. Â Karena dalam beberapa hari terakhir, bencana alam tanah longsor, angin kencang, hingga banjir, kerap terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Bogor. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Citeko, kata dia, bahkan memperkirakan cuaca ekstrem di Bogor masih akan terjadi hingga sepekan ke depan. Menurut dia, masyarakat dapat berkoordinasi dan berkomunikasi dengan aparatur terkait kebencanaan, baik lewat kelurahan, desa, maupun kecamatan, sehingga upaya mitigasi dapat dilakukan sedini mungkin.
3