Mohon tunggu...
Marius Gunawan
Marius Gunawan Mohon Tunggu... Konsultan - Profesional

Tulisan sebagai keber-ada-an diri dan ekspresi hati

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Memakai Koteka, Mahasiswa Papua Menolak Budayanya Dihilangkan

3 Agustus 2019   08:01 Diperbarui: 7 Agustus 2019   02:56 4032
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Mahasiswa berbusana koteka Divio Tekege di ruang kuliahnya (Jubi/Ist)/Teras.id

Budaya atau kultur adalah adalah bagian dari peradaban manusia. 

Representasi dari budaya dan kultur itu diwujudkan dalam berbagai bentuk seperti cara berpakaian, seni, tulisan, tarian, acara dan lain - lain.

Tidak satu suku atau bangsa yang mau dianggap memiliki kultur budaya yang lebih rendah. Karena memang kultur budaya itu adalah kristalisasi dari nilai - nilai luhur yang dimiliki mereka.

Namun memang dalam realitanya perjumpaan dan pertemuan antar budaya tidak selalu berjalan dengan harmonis. Ada semacam keinginan persaingan dan saling mendominasi untuk menunjukkan keunggulan budaya dan kultur masing - masing.

Hal inilah yang menyebabkan adanya konflik dan bahkan perang untuk menghilangkan budaya dan kultur yang dianggap lebih rendah atau inferior.

Dalam sejarah bangsa Indonesia hal ini adalah peristiwa yang kita alami bahkan terjadi sampai hari ini. 

Setiap hari kita temukan dan rasakan betapa persaingan dan saling mendominasi ini masih terus berlangsung.

Kita lihat saja saat ini tata cara berpakaian menjadi perdebatan, bukan hanya karena alasan estetika dan kepantasan tapi sampai jadi konflik politik dan harga diri bangsa.

Hal itu terlihat ada sekelompok orang Indonesia yang ingin menunjukkan bahwa kultur budaya Indonesia tidak lebih rendah dari kultur budaya bangsa lain.

Kampanye itu ditunjukkan dengan gerakan nasional menggunakan busana batik, kebaya dan sarungan.

Perdebatan dan kontroversi seragam para Paskibraka perempuan  di hari kemerdekaan sesungguhnya masuk dalam kategori perdebatan ini. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun