Itu saya kira waktu yang cukup untuk mendamaikan budaya pop berkendara bahan bakar fosil yang notabene masif jumlahnya.Â
Sebab, gerak berpindah dengan segala teknologinya adalah porsi yang lumayan besar sebagai penyumbang emisi karbon saat ini, di samping saluran kombusi lainnya yang juga tak kalah masifnya.
Ayo, tunggu apalagi!Â
Saatnya memulai ajakan untuk berdamai ini sesuai kemampuan masing-masing.Â
Memulai dari hal terkecil dan paling mudah serta dari tempat kita yang terdekat.Â
Tentang jalanan komplek itu, Â tentang jarak warung nasi yang dekat itu. Tentang langkah molek kaki kita yang makin sehat. Atau tentang genjotan riang pedal sepeda kita yang siap sukseskan program ini.
Globalisasi memang telah mendorong homogennya budaya pemodal yang kerap berhubungan dengan emisi karbon.
Namun, di sisi lain, bersamaan pula muncul adanya usaha penyatuan kekuatan masyarakat yang fokus berjuang seputar pertahanan tempat tinggal agar asri dan sehat.
Tanggungjawab itu sebagai bentuk kreativitas baru yang mandiri sebagai perwujudan lingkungan sadar emisi.Â
Hingga nantinya dari hal terkecil ini, diharapkan mampu langgeng membudaya, seringan "pop culture" ala emisi nol lainnya.Â
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H