Mohon tunggu...
Acek Rudy
Acek Rudy Mohon Tunggu... Konsultan - Palu Gada

Entrepreneur, Certified Public Speaker, Blogger, Author, Numerologist. Mua-muanya Dah.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Kisah Sadis Suster Jane dan Senyuman Khasnya

23 Agustus 2021   05:50 Diperbarui: 23 Agustus 2021   06:03 1315
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

**

Jane tidak putus asa. Ia lanjut mengambil pendidikannya tentang farmasi di Rumah Sakit Massachussetts, Boston, AS. Keinginannya menjadi perawat tetap menggebu-gebu. Tapi, kali ini Jane memilih untuk menjadi perawat privat yang bekerja di rumah orang-orang kaya.

Wajahnya yang menarik dan pembawaanya yang enerjik membuat Jane tidak terlalu sulit mencari pekerjaan. Begitu kembali ke kampung halamannya di Lowell, keluarga Dunham yang berkantong tebal menyewanya sebagai perawat pribadi.

Tak pakai waktu lama, Jane mendapat kepercayaan penuh dari keluarga Dunham. Ia sangat disayangi.

Hingga Pak Dunham yang mengidap hernia meninggal tiba-tiba. Dokter memberikan surat kematian dan tidak mencurigai apa-apa. Dua tahun kemudian, giliran istrinya yang meninggal akibat "gagal jantung."

Senyum khas Jane, kembali membawa korban.

**

Entah mengapa, Jane kembali tertarik bekerja di Rumah Sakit. Mungkin di sana ia berkesempatan mengisi amunisinya yang sudah mulai menipis.

Jane pun melamar di rumah sakit Cambridge lagi. Suatu hari, kepala perawat yang bernama Myra Connor jatuh sakit. Jane dengan telaten merawatnya hingga ia meninggal karena komplikasi.

Jane pun diangkat menjadi penggantinya. Tapi, tak berlangsung lama, karena aksi pembunuhannya telah diketahui polisi.

Senyum khas Jane, akan segera berakhir.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun