Mohon tunggu...
Izza Fie
Izza Fie Mohon Tunggu... -

a teacher

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Titik Part I

25 April 2012   09:06 Diperbarui: 25 Juni 2015   06:07 56
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

“tidak bang Arif, ade memutuskan ini dengan hati ikhlas dan
tidak dalam keadaan marah. Ade sudah berdoa sama Allah, mungkin ini jawabannya.
Bang Arif, ade juga minta maaf. Ade minta bang Arif ikhlas dengan keputusan
ini. Kalau memang kita jodoh tentu Allah akan menjawab juga dengan cara-Nya”
jawabku sambil memandang Arif.

“Sudah, sudah ayo kalian beristikharah
lagi, berfikir dengan kepala dingin. Minta sama Allah mohon petunjukknya
mencari solusi yang terbaik” papa memotong pembicaraan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun