Ada banyak kejadian, banyak penderitaan sakit meninggal dunia saat para keluarganya masih mengurus proses rujukan dari puskesmas ke Rumah Sakit.
Tragisnya, tenaga dokter dan Rumah Sakit di Manggarai sangat minim. Rumah sakit hanya dua, yakni RSUD Ben Mboi Ruteng dan RSUD Cancar.Â
Sedangkan puskesmas yang tersebar di kampung-kampung masih minim dokter atau tak memiliki dokter sama sekali. Jika ada dokter, itu pun hanya berjumlah seorang.Â
Bayangkan saja, untuk penduduk yang berjumlah ribuan orang Rumah Sakitnya hanya dua dan dokternya kurang. Belum lagi peralatan medisnya kurang memadai atau tidak lengkap. Pasokan obat-obatan pun sangat minim.
Menimbang berbagai permasalahan di atas, orang-orang di Manggarai lebih memilih untuk berobat ke duku daripada ke dokter. Dukun biayanya lebih murah, tanpa urusan administrasi yang bertele-tele dan cenderung sengkarut dan tanpa membutuhkan waktu yang lama untuk penyembuhan. Â
Kiranya kisah yang saya bagikan ini mendapat respons yang baik dari masyarakat pembaca dan pemerintah. Â Â
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H