Langkah tersebut memberikan pancingan kepada khalayak untuk bereaksi lebih baik dibandingkan pembahasan ngalor-ngidul. Jika Anda hanya memaparkan data, khalayak dapat berkata dengan mudah "Oh, ini menarik," dan bergerak ke langkah selanjutnya.
Namun, ketika melontarkan ide tindakan, khalayak Anda harus membuat keputusan apakah mengikuti anjuran data atau tidak. Reaksi produktif yang akan mengarahkan pada diskusi produktif tidak akan terjadi jika Anda tidak menawarkan tindakan.
Menyulut tindakan
Di bawah ini terdapat beberapa kata yang membantu Anda sebagai pemula untuk menentukan apa yang ingin Anda tanyakan kepada khalayak:
menerima | setuju | memulai | percaya | mengubah | kolaborasi | memulai | membuat | mempertahankan | berhasrat | membedakan | melakukan | berempati | berdaya | mendukung | terlibat | mendirikan | mempelajari | memfasilitasi | familiar | membentuk | mengimplementasi | menjalin | memengaruhi | menanam | memperkuat | mengetahui | belajar | menyukai | mengajak| berencana | mempromosikan | mengejar | merekomendasi | menerima | mengingat | melapor | menanggapi | mengamankan | mendukung | menyederhanakan | memulai | mencoba | memahami | validasi
Mekanisme
Bagaimana Anda berkomunikasi dengan khalayak? Metode komunikasi yang Anda gunakan dapat berdampak pada beberapa faktor, termasuk memegang kendali bagaimana khalayak menerima informasi Anda dan tingkat detail pada hal-hal yang perlu diperjelas.Â
Kita dapat berpikir mengenai mekanisme komunikasi bersamaan dengan continuum (kesinambungan); presentasi langsung di sisi kiri dan sehelai dokumen tertulis atau surel (email) di sisi kanan, seperti pada gambar di bawah ini.
Di bagian kiri, dalam presentasi langsung, Anda (penyaji) memegang kendali penuh. Anda yang menentukan apa dan kapan khalayak melihat data. Anda dapat menggunakan tanda visual untuk mempercepat dan memperlambat tempo presentasi, serta menunjukkan detail yang lebih banyak atau lebih sedikit.
Tidak semua detail harus disampaikan (baik ketika secara langsung, maupun tertulis dalam slide), karena Anda--subjek yang paling mengerti materi presentasi, hadir di sana untuk menjawab semua pertanyaan yang berasal dari materi presentasi, serta Anda harus dapat dan siap melakukannya terlepas detail tersebut ada atau tidak di dalam presentasi.
Untuk presentasi langsung, berlatih menyempurnakan hasil. Jangan gunakan slide Anda sebagai teleprompter! Bila Anda masih membacakan setiap slide, itu gelagat presentasi Anda terperosok dalam golongan telepromter. Cara ini memberikan pengalaman buruk bagi khalayak.
Anda harus mengetahui materi untuk memberi presentasi yang baik dan ini artinya: berlatih, berlatih, dan terus berlatih! Buat slide yang sedikit, tapi tetap bisa menonjolkan apa yang ingin Anda sampaikan. Slide dapat mengingatkan pada topik selanjutnya, tapi bukan catatan presentasi Anda.
Di bawah ini adalah beberapa kiat agar Anda percaya diri dengan materi, selayaknya Anda menyiapkan presentasi:
- Tulis pokok gagasan yang ingin Anda sampaikan tiap slide
- Berlatih lah menyampaikan apa yang ingin Anda katakan dengan lantang: cara ini memantik sisi lain otak Anda untuk membantu mengingat pokok penting presentasi dan membantu Anda memperfasih setiap peralihan slide yang terkadang membuat penyaji grogi.
- Beri purwarupa presentasi kepada teman atau kolega Di sisi kanan, menyampaikan dengan dokumen tertulis atau surel, Anda (kreator dokumen atau surel) memiliki kontrol yang lebih sedikit. Khalayak memiliki kontrol bagaimana mereka mencerna informasi. Anda membutuhkan lebih banyak detail karena tidak dapat melihat tanggapan khalayak. Sebaliknya, dokumen tertulis harus dapat menjawab pertanyaan yang mungkin muncul.