Beberapa Bulan Kemudian
Suara Adzan Maghrib berkumandang. Wawan beranjak mengambil wudhu, tiba-tiba pundaknya disentuh dari belakang. Dilihatnya mantan bosnya yang kini tampak semakin kurus. Rambutnya pun sudah semakin banyak yang memutih.Â
Di sini mereka setara, tak ada bos atau sopir. Keduanya sama-sama sedang menebus kesalahan masa lalu.Â
Berada dalam lembaga pemasyarakatan membawa kesadaran untuk kembali kepada fitrah manusia. Mengikuti semua perintah Rabb-nya dan menjauhi larangan-Nya.
Tak ada kata-kata saat keduanya beriringan ke ruang wudhu. Membasuh bagian demi bagian dengan air mengalir. Mensucikan diri, meluruhkan dosa-dosa. Berharap dengan banyak bersujud pintu tobat akan terbuka. Â
Jakarta
Mei 2021
Eka MP
Catatan: Judul dikutip dari puisi karya Chairil Anwar yang berjudul "Doa".
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI