Aku yakin itu adalah dia. Aku yakin ia adalah kekasihku yang pergi. Aku melihatnya di balik bilik kecil itu. Aku sangat mengenalnya meski hanya sekilas. Ya, itu adalah Ipung. Aku tak mungkin salah.Â
Mungkinkah ia mencariku? Untuk apa? Bukankah ia telah pergi? Aku memang mencintainya. Tapi ia sudah pergi. Tak terasa setetes air mata mengalir di pipiku. Dan kubiarkan saja. Aku rindu, cintaku. Aku rindu.
*Solo, -carpe diem, quam minimum credula postero- (Odes)
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI