"Ya termasuk wadah beras. Berantakan."
Pria berkacamata tersenyum. Melirik karibnya yang manyun.
"Wah, rupa-rupanya tikus-tikus kelaparan. Mereka mengerikiti, menggerogoti, dan merampok kekayaan kami. Beras yang disimpan dalam wadah tertutup pun diembatnya. Serakah! Aku tidak ingin menjadi tikus-tikus."
Wajah sang karib memerah. Memendam amarah. Kepala Desa murka. Pulang tanpa mengeluarkan sepatah kata dengan hati penuh serapah.
)* dikerikiti: digigit sedikit demi sedikit.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI