Diet makan ini diberikan pada anak yang memiliki gangguan infeksi jamur pada sistem pencernaannya. Makanan yang perlu dihindari seperti makanan olahan yaitu sosis,hotdog,roti.
 Olahan saus seperti saus tomat, mayonnaise, cuka. Dan olahan ragi lainnya. Tentu tidak semua anak autis harus mempraktikkan diet ini namun orang tua perlu mengecek kondisi anaknya terlebih dahulu apakah memang memiliki gangguan infeksi jamur atau tidak.Â
Diet makanan yang menyebabkan alergi pada tubuh anak autis.Â
Sepatutnya sebagai orang tua,kita perlu memahami dan mengerti makanan yang dapat menyebabkan alergi pada anak dengan spektrum autis, misalkan udang,seafood,susu,coklat dll.Â
Hal ini perlu dilakukan karena ketika anak dengan spektrum autis mempunyai alergi makanan namun tetap mengkonsumsi makanan tersebut maka akan membuat ketidaknyamanan pada diri anak, sehingga perilaku dan ketidakstabilan emosi anak akan terpengaruh.
4. Terapi perilaku.Â
Terapi perilaku diberikan untuk mengurangi perilaku-perilaku anak yang tidak sesuai norma sosial yang berlaku dan mengganti dengan perilaku yang sesuai.Â
Memang perilaku yang ditampakkan pada anak dengan spektrum autis memiliki berbagai macam seperti, tidak berkontak mata saat melihat, merebut makanan, mencakar, perilaku stimming, perilaku manipulatif dan lain-lain.Â
Sehingga diperlukan usaha untuk mengurangi hambatan perilaku tersebut. Pada praktiknya biasanya seorang terapis perilaku akan memberikan reinforcement positif setiap kali anak merespon dengan benar instruksi yang diberikan.Â
Dalam metodenya seorang terapis berbeda-beda ada yang menggunakan metode ABA ada pula yang menggunakan metode ABC(attendance,behaviour,consequence ) yang keseluruhannya berfokus pada untuk meningkatkan pemahaman dan kepatuhan anak kepada aturan.Â
Terapi ini akan mendapatkan hasil yang signifikan jika dilakukan secara intensif, teratur dan konsisten. Penanganan perilaku anak sejak dini akan memudahkan untuk mendapatkan hasil yang signifikan dibandingkan pada anak autis yang sudah remaja.