Nama : Anisa Mekarsari
NIM :212111234
Kelas : HES 5G
1.Pengertian Sosiologi Hukum menurut para ahli:Â
1. Â Soerjono SoekantoÂ
mendefinisikan sosiologi hukum adalah suatu cabang ilmu pengetahuan yang secara analitis dan empiris menganalisis atau mempelajari hubungan timbal balik antara hukum dan gejala-gejala sosial lainnyaÂ
2. Satjipto Rahardjo
mendefinisikan sosiologi hukum (sociology of law) adalah pengetahuan hukum terhadap pola perilaku masyarakat dalam konteks sosialnya.Â
3. Menurut R. Otje SalmanÂ
mendefinisikan sosiologi hukum adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara hukum dan gejala-gejala sosial lainnya secara empiris dan analitis.
4. Munir Fuady,Â
mendefinisikan sosiologi hukum sebagai suatu studi yang mempelajari fenomena masyarakat yang berkenaan dengan hukum, realitas hukum, dan penelaahan empiris dari hukum, interaksi antara masyarakat dan hukum, pengontrolan masyarakat ataupun pengontrolan hukum terhadap kehidupan bermasyarakat dengan mengamati pola perasaan hukum, kesadaran hukum, perilaku hukum, efektivitas hukum dalam Masyarakat.
5. Donald Black,Â
mendefinisikan sosiologi hukum adalah kajian tentang kaidah khusus yang berlaku dan dibutuhkan, guna menegakkan ketertiban dalam masyarakat.
2. Pengertian Sosiologi Hukum menurut pribadiÂ
Sosiologi hukum merupakan ilmu yang mempelajari perilaku hukum maupun timbal balik dalam kehidupan masyarakat sekitar.Â
3. Contoh analisis yuridis empiris
Dalam Undang-undang wanita mempunyai porsi 30% dalam kursi politik, namun sesuai realita yang terjadi wanita dalam kursi politik tidak mencapai 30%Â
4.Contoh analisis yuridis normatif
Dalam Undang-undang sudah diatur dan dijelaskan mengenai pernikahan sejenis (LGBT), Bahwasanya LGBT tidak diperbolehkan dan sudah diatur dalam Undang-undang yang berlaku di Indonesia
5. Contoh pemikiran hukum Max Weber dan H.L.A Hart:
1. Max Weber
Max Weber pada dasarnya adalah mengemukakan teori tentang rasionalisasi. Secara spesifik berkembangnya birokrasi dalam kapitalisme modern, merupakan sebab akibat dari rasionalisasi hukum, politik, dan industri. Birokratisasi itu sesungguhnya merupakan wujud dari administrasi yang konkrit dari tindakan yang rasional, yang menembus bidang peradaban negara barat, termasuk kedalamnya dalam seni musik dan arsitektur.
2. H.L.A. Hart
Dalam melihat hukum Hart mengakui bahwa hal tersebut tak mungkin bisa didefinisikan secara menyeluruh yang dapat diterima oleh semua. Beliau berargumentasi bahwa hukum dapat dimengerti dari persatuan antara aturan-aturan primer dan aturan-aturan sekunder. Persatuan ini, menurut beliau, akan menjadi aturan-aturan sosial. Ketika melihat hukum, Hart memposisikan diri sebagai social observer of law.
Kesimpulan:Â
Sosiologi Hukum merupakan ilmu yang mempelajari mengenai hubungan hukum atau timbal balik yang terjadi dalam masyarakat. So Contoh penerapan Sosiologi Hukum terdapat dalam analisis yuridis empiris dan analisis yuridis normatif.Â
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H