BAB I
PENDAHULUAN
Â
1.1 Latar Belakang
Televisi merupakan salah satu media penyiaran yang masih eksis di tengah-tengah terpaan media baru. Menurut databoks.katadata.co.id, 47% masyarakat memilih televisi sebagai media terpercaya, mendudukin peringkat pertama mengalahkan media sosial yang saat ini digadang-gadang sebagai media yang paling sering diakses oleh masyarakat.Â
Apa yang membuat televisi masih menjadi media pilihan masyarakat? Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Mulyo Hadi Purnomo mengatakan bahwa televisi selalu menghadirkan informasi-informasi yang terveriikasi, bisa dipertanggungjawabkan (Kompas, 22/07/2020).Â
Televisi juga dapat menjangkau daerah-daerah yang belum memiliki jaringan internet yang memadai. Dengan demikian, televisi akan selalu menjadi pilihan masyarakat walaupun saat ini media digital tidak kalah memajukan eksistensinya.
Semakin maraknya acara-acara baru yang bermunculan, menandakan bahwa televisi masih menjadi media utama untuk menyalurkan informasi juga sebagai media promosi barang/jasa atau yang biasa kita sebut iklan. Variasi acara yang semakin kreatif membuat masyarakat merasa disuguhkan banyak alternatif siaran.Â
Akan tetapi, tidak sedikit pula acara-acara yang bermunculan di televisi itu sering mendapat teguran KPI serta masyarakat juga merasa bahwa beberapa di antaranya tidak layak untuk disiarkan di media siaran publik seperti televisi.
Menjadi salah satu media massa yang masih dinantikan pembaharuannya, saat ini kita sedang dihadapi dengan peralihan tv analog menjadi tv digital.Â
Diharapkannya dengan adanya pembaharuan sistem diikuti pula oleh perkembangan konten siaran yang semakin edukatif dan mampu menjadi media penyalur informasi yang bukan hanya sekadar ingin meraup untuk jumlah tayang, tetapi juga bisa menjadi panutan ilmu yang dapat dipetik oleh masyarakat.