Perjalanan hidup Prof. Lee adalah bukti nyata bahwa belajar itu nggak pernah ada kata selesai. Dari Korea ke Jepang, lalu Belanda, dan akhirnya kembali ke Jepang sebagai profesor, beliau menunjukkan bahwa kerja keras, rasa ingin tahu, dan kemampuan beradaptasi adalah kunci sukses.
Beliau juga membuktikan bahwa riset bukan cuma soal teori, tapi bagaimana hasilnya bisa berdampak nyata pada kehidupan. Entah itu membantu manusia, melestarikan lingkungan, atau bahkan membuat hidup ikan lebih nyaman.
Sosok Akademisi yang Rendah Hati
Di balik semua pencapaian gemilangnya, Prof. Sang-Seok Lee dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan senang berbagi ilmu. Dalam berbagai kesempatan, beliau kerap memberikan ceramah dan workshop yang bukan hanya sarat ilmu, tetapi juga menginspirasi para mahasiswa dan akademisi muda.
Salah satu mahasiswa pertukaran pelajar ITS yang pernah hadir dalam seminar Prof. Lee mengungkapkan, "Beliau itu nggak cuma pinter, tapi juga asyik. Penjelasannya bikin teknologi yang rumit terasa seperti cerita seru. Jadi semangat buat belajar terus!"
Mungkin ini juga yang membuat Prof. Lee sangat dihormati, baik oleh kolega maupun mahasiswa. Beliau nggak hanya fokus pada penelitian, tetapi juga mendorong generasi muda untuk berpikir kreatif dan inovatif.
Inspirasi dari Prof. Lee
Apa yang bikin Prof. Lee sukses? Jawabannya bisa jadi: konsistensi, kerja keras, dan rasa ingin tahu. Beliau terus mengeksplorasi berbagai bidang, mulai dari MEMS hingga blockchain, dan membawa hasil risetnya ke panggung internasional.
Keseimbangan Hidup ala Prof. Lee
Meskipun sibuk dengan penelitian dan kolaborasi akademik, Prof. Lee tetap memiliki cara untuk menjaga keseimbangan hidup. Beliau dikabarkan sering berjalan-jalan di sekitar Universitas Tottori yang memang terkenal dengan pemandangan alamnya yang indah.
"Kadang, inspirasi muncul saat kita keluar dari laboratorium dan menghirup udara segar," kata beliau dalam sebuah wawancara. Filosofi ini cocok banget buat kita yang kadang terlalu fokus dengan layar komputer, ya?
Oh, dan jangan lupa, Tottori itu punya bukit pasir terkenal, lho! Bisa jadi, Prof. Lee pernah dapat ide brilian di tengah-tengah hembusan angin pasir itu. Siapa tahu?
Mitos atau Fakta?
Katanya, kalau kamu ikut seminar Prof. Lee, jangan lupa bawa catatan. Bukan cuma karena ilmunya yang melimpah, tapi juga karena guyonannya yang bikin kamu lupa lagi ada di seminar serius. Kalau nggak dicatat, nanti malah ketawa doang, nggak inget isi seminar!
Jejak Inspirasi untuk Masa Depan
Melihat jejak karier dan penelitian Prof. Sang-Seok Lee, kita jadi sadar betapa pentingnya untuk terus belajar dan berkolaborasi. Dari teknologi energi ramah lingkungan, sensor kesehatan, hingga blockchain, beliau menunjukkan bahwa inovasi bisa datang dari mana saja dan berdampak pada banyak aspek kehidupan.