Mohon tunggu...
Rifan Eka Putra Nasution
Rifan Eka Putra Nasution Mohon Tunggu... Dokter - Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi yang lain

Dokter, Penulis, Pembicara Publik, dan Penikmat Kopi. Tulisan lainnya dapat dilihat di whitecoathunter.com

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Artikel Utama

Melampaui Papan Tulis dengan Mengetuk Hati

25 November 2023   15:28 Diperbarui: 27 November 2023   15:05 738
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Keceriaan Ms. Fika dengan Murid SD  Negeri  115463 Sukajadi, Desa Pulo Dogom,  Kab. Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara (Sumber: Koleksi Pribadi)

Selain itu, faktor birokrasi, kebijakan, dan kurikulum yang sulit diubah menjadi hambatan tambahan. Proses pengambilan keputusan yang panjang dan struktur hierarki yang kompleks sering membuat sulit untuk memulai dan mengimplementasikan inovasi dengan cepat.

Namun, bila guru melibatkan hati dalam memberikan pembelajaran. Itu semua bukan menjadi halangan. Indonesia sendiri telah menerapkan konsep Inovasi Pendidikan. 

Merdeka Belajar merupakan sebuah inisiatif penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Namun, keberhasilan Merdeka Belajar tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis, tetapi juga oleh pendekatan hati yang diterapkan oleh guru.

Merdeka Belajar menghadirkan konsep pembelajaran yang lebih mandiri, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan siswa. 

Di tengah perubahan paradigma ini, peran seorang guru menjadi semakin krusial. Guru tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pembimbing dan motivator bagi siswa.

Kelas Kolaborasi Internasional dalam Mata Pelajaran Bahasa Inggris (Sumber: Koleksi Pribadi)
Kelas Kolaborasi Internasional dalam Mata Pelajaran Bahasa Inggris (Sumber: Koleksi Pribadi)

Dalam konteks Merdeka Belajar, pendekatan dengan hati oleh guru menjadi kunci utama. Guru harus dapat merangkul setiap keunikan siswa, memahami kebutuhan mereka, dan memotivasi mereka untuk belajar secara mandiri. 

Pendekatan ini menciptakan ikatan emosional yang kuat antara guru dan siswa, mendorong semangat untuk terus belajar.

Kelas Kolaborasi Internasional Ms. Fika Lainnya dalam Mata Pelajaran Bahasa Inggris (Sumber: Koleksi Pribadi)
Kelas Kolaborasi Internasional Ms. Fika Lainnya dalam Mata Pelajaran Bahasa Inggris (Sumber: Koleksi Pribadi)

Jadi, pembelajaran tidak lagi mononton siswa mencatat atau melihat materi di papan tulis. Ms. Fika (istri penulis) melampai papan tulis dengan menggunakan media video conference. 

Aplikasi Whatsapp, Facebook Messenger, Zoom, Microsoft Teams, hingga Google Meet adalah sarana pembelajaran Bahasa Inggris yang efektif.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun