Mohon tunggu...
Wawan Ridwan AS
Wawan Ridwan AS Mohon Tunggu... Guru - Guru dari Cikancung

Konsep, Sikap, Action menuju Good Respect. Ikut Peduli Dunia Pendidikan, Berbagi Motivasi Khazanah Keilmuan

Selanjutnya

Tutup

Worklife Pilihan

Kiat Menghadapi Persaingan dalam Lingkungan Kerja

2 Januari 2025   15:38 Diperbarui: 2 Januari 2025   15:49 83
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Cerdas Menyikapi dalam Menghadapi Persaingan Kerja. Ilustrasi : https://unsplash.com

Komunikasi yang baik, mendengarkan teman, menghargai senior junior, atasan bawahan, walaupun mungkin tidak sependapat tidak perlu didebat, lebih bijak dalam menyampaikan ketidaksetujuan.

Tidak pernah berpikir untuk ingin dibalas budi kebaikan kita, biasa saja. Jadikan hal-hal baik normatif terhadap rekan sebagai sebuah kebiasaan kerja.

Lebih peka terhadap situasi teman baik didalam maupun luar lingkungan kerja, dari hal yang terkecil sekalipun, sekali-kali membayarkan parkir atau makan, membayarkan ongkos angkot, bantuan tenaga dan hal lainnya.

Pada saat ada masalah dalam pekerjaan, tidak perlu membela diri dengan memojokan teman. Jika ditanya atasanpun tidak menjawab tendensius. Walaupun mereka tahu jika mereka salah, dan tidak memojokan mereka didepan atasan, mereka akan lebih memberi respek terhadap kita.

Tidak perlu antipati dengan kawan yang memiliki "perilaku buruk", tidak perlu berlebihan yang terkesan menasihati hingga tersinggung, sedikit mengingatkan ada resiko, atau cukup silakan saja, hanya jangan tawarkan/ajak saya. Berteman dan berkomunikasi seperti biasa dan mampu menjaga batasan privasi ataupun membahas perilaku buruknya.

Mengevalusi kekurangan diri untuk meminimalisir hal-hal yang tidak disukai teman dari diri kita.

Orientasi kerja kita lebih pada kemajuan bersama yang secara tidak langsung memajukan diri kita dengan penilaian lebih baik.

Tidaklah perlu mencari kawan, tapi orang lain yang ingin berkawan dengan kita.

Menghadapi Atasan

Orang lain melihat dan menilai kita. Perlu ditekankan, bahwa meskipun tidak ada orang lain, pekerjaan kita akan diketahui. Ini berkaitan dengan sikap, perilaku, kerjasama, loyalitas dan tanggung jawab kerja kita.

Seringkali orang ingin terlihat sibuk dan pura-pura sibuk pada saat ada atasan. Harus difahami atasan kita sudah faham dan kenyang pengalaman. Dia tahu pekerjaan kita dan akan selesai kapan. Ada atasan tidak ada atasan, bekerjalah sesuai tanggungjawab, selesaikan dengan segera, baik diselesaikan dikantor maupun diselesaikan dirumah. Bos kita tahu dan menilai kinerja kita.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun