Mohon tunggu...
Wahyuni Ayu Wulandari
Wahyuni Ayu Wulandari Mohon Tunggu... Mahasiswa - MAHASISWA UIN RADEN MAS SAID SURAKARTA

Hallo, aku Ayu Wulandari, mahasiswi program studi Hukum Ekonomi Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta. Dengan akun ini, saya akan mengeksplorasi berbagai hal baru dan menjadikan menulis serta membuat bacaan sebagai hobi baru saya.

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas Pilihan

Sosiologi Hukum: Sebuah Perjalanan Mendalam

7 Desember 2024   05:17 Diperbarui: 7 Desember 2024   10:17 232
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber: Foto Penulis di Kejaksaan Sukoharjo (Dokumentasi Pribadi)

Efektivitas Hukum

Hukum tidak akan efektif hanya jika dilihat dari segi teks undang-undang atau peraturan yang ada. Sebuah hukum baru bisa disebut efektif apabila benar-benar diterapkan dalam masyarakat dan dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Efektivitas hukum sangat bergantung pada implementasinya dalam praktik, termasuk pada tingkat kesadaran hukum masyarakat dan sejauh mana hukum tersebut memenuhi kebutuhan sosial yang ada.

Hukum dan Pengendalian Sosial

Hukum berfungsi sebagai alat pengendalian sosial, yang digunakan untuk menjaga ketertiban dalam masyarakat. Pengendalian sosial ini dapat berupa sanksi yang diberikan kepada individu yang melanggar aturan, serta pengaturan perilaku untuk menciptakan kesepakatan bersama. Hukum bekerja bersama dengan norma sosial lainnya, seperti norma agama dan adat, untuk menciptakan keseimbangan dalam masyarakat.

Socio-Legal Studies

Socio-legal studies adalah pendekatan yang mempelajari hubungan antara hukum dan masyarakat dengan cara yang lebih luas dan multidisipliner. Penelitian dalam bidang ini melibatkan analisis bagaimana hukum bekerja dalam konteks sosial yang lebih besar, termasuk faktor-faktor budaya, politik, ekonomi, dan gender. Contoh penelitian dalam bidang ini adalah analisis tentang kesetaraan gender di pedesaan, yang dapat menunjukkan sejauh mana hukum memberikan dampak positif terhadap perempuan.

Hukum Progresif

Hukum progresif, seperti yang dikemukakan oleh Prof. Dr. Satjipto Rahardjo, menekankan pentingnya hukum yang adaptif dan berpihak pada keadilan sosial. Hukum progresif tidak melihat hukum sebagai sesuatu yang kaku dan statis, tetapi sebagai instrumen yang harus terus berkembang sesuai dengan dinamika kebutuhan masyarakat. Dalam perspektif ini, hukum harus mampu memberikan solusi yang lebih manusiawi dan berkeadilan.

Pluralisme Hukum dan Studi Hukum Islam dengan Pendekatan Sosiologi

Pluralisme hukum adalah fenomena di mana terdapat lebih dari satu sistem hukum yang berlaku dalam masyarakat. Di Indonesia, pluralisme hukum terlihat dalam interaksi antara hukum negara, hukum adat, dan hukum agama. Hal ini menciptakan tantangan tersendiri, terutama ketika ada konflik antara ketiganya. Pendekatan sosiologi hukum juga dapat digunakan untuk memahami bagaimana hukum Islam diterapkan dalam masyarakat Indonesia, dengan memperhatikan konteks sosial dan budaya yang ada. Dalam hal ini, hukum Islam dapat berinteraksi dengan sistem hukum lainnya dan tetap memberikan perlindungan bagi masyarakat.

Terima kasih sudah membaca, teman-teman!
Perjalanan kali ini menunjukkan bahwa hukum adalah sesuatu yang terus berkembang dan harus terus beradaptasi dengan perubahan masyarakat. Dalam perkuliahan Sosiologi Hukum ini, saya belajar banyak tentang dinamika hukum dalam masyarakat dan pentingnya keseimbangan antara hukum formal

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ruang Kelas Selengkapnya
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun