Teori Ledakan Besar
Banyak dikenal dengan istilah Big Bang Theory, teori ini paling populer dan lebih banyak diakui serta diyakini kebenarannya. Pertama kali diusulkan oleh seorang kosmolog asal Belgia bernama Abbe Georges Lemaitre pada tahun 1927.
Teori ini meyakini bahwa terbentuknya alam semesta dimulai dari sesuatu super padat dan panas yang akhirnya meledak dan mengembang. Ledakan tersebut menimbulkan banyak sekali serpihan materi yang berubah bentuk menjadi Galaksi, Bintang, Tata Surya, Planet dan sebagainya. Diperkirakan usia alam semesta adalag 13.75 Miliar tahun.
Sains modern kemudian melengkapi penemuan-penemuan ilmuwan klasik. Salah satunya adalah Ilmuwan Sains asal Inggris Stephen Hawkins melalui bukunya "A Brief History of Time" mengemukakan dukungan atas teori Big Bang. Dia menjelaskan bahwa jagat raya tercipta dari suatu ketiadaan sebagai hasil dari ledakan satu titik tunggal.
NASA pada tahun 1989 turut mendukung kebenaran teori Big Bang. Penelitian pernah dilakukan dengan mengirimkan satelit Cosmic Background Explorer (COBE) untuk menemukan radiasi latar kosmis.Â
Dari hasil penelitian tersebut ditemukan sisa ledakan raksasa pada awal terbentuknya alam semesta. Penemuan ini menjadi penemuan terbesar sepanjang sejarah dan mengukuhkan teori Big Bang dalam kehidupan modern.
***
Al Qur'an yang diturunkan 14 abad lalu sebenarnya sudah menjelaskan tentang konsep teori Big Bang ini. Di dalam surat Al Anbiya ayat 30 disampaikan bahwa.
Selanjutnya di dalam ajaran sufisme modern dikenal sebuah konsep yang disebut dengan Nur Muhammad. Muhammad yang sering kita pahami selama ini adalah seorang manusia istimewa anak dari ayahanda Abdullah bersama ibunda Aminah. Beliau diutus oleh Allah Swt sebagai nabi akhir zaman pembawa rahmat bagi sekalian semesta alam.
Namun ternyata Muhammad sebenarnya dapat dipahami lebih dalam lagi selain sebagai manusia yang hidup selama 63 tahun. Muhammad sebenarnya sudah ada jauh sebelum alam semesta ini tercipta.Â