Mohon tunggu...
Sutiono Gunadi
Sutiono Gunadi Mohon Tunggu... Purna tugas - Blogger

Born in Semarang, travel-food-hotel writer. Movies, ICT, Environment and HIV/AIDS observer. Email : sutiono2000@yahoo.com, Trip Advisor Level 6 Contributor.

Selanjutnya

Tutup

Foodie Pilihan

Jenang Legenda pada Sebuah Sudut Pasar Beringharjo

12 Oktober 2024   05:00 Diperbarui: 12 Oktober 2024   07:11 78
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Jenang Legebda (dokpri)

Jenang ketiga adalah jenang wajik. Sebenarnya wajik adalah kuliner khas Magelang. Wajik sering digunakan sebagai suguhan, hantaran, atau dijual sebagai jajan pasar berupa kue basah. Namun pada jenang wajik disajikan berupa bubur, dengan citarasa legit dan manis. Warnanya coklat karena pengaruh gula merah. Juga disajikan dengan santan dan gula merah cair

Adapun jenang terakhir adalah jenang mutiara. Juga disajikan bersama santan. Tampilannya berwarna merah.

Bila kita memesannya di gerai mbok Darmi, bisa per satuan jenang maupun campur bila kita ingin menikmati keempatnya.

Jenang memang memiliki filosofi yang dalam dalam acara adat. Namun juga dapat disantap sebagai jajanan di pasar Beringharjo.

Bagi yang ingin mencobanya, datanglah mulai jam 9, tapi jangan terlalu sore, karena biasanya jam 12-13 sudah habis.

(Yogyakarta, 11 Oktober 2024).

Selamat berburu kuliner di Jogja.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Foodie Selengkapnya
Lihat Foodie Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun