Mohon tunggu...
Sugeng Abdullah
Sugeng Abdullah Mohon Tunggu... Dosen - Mengaku sebagai Sanitarian Indonesia. Ia adalah tipe orang desa yang tidak mau ketinggalan jaman, meskipun kenyataannya selalu ketinggalan. Memiliki latar belakang pesantren (Tebuireng), Kesehatan Lingkungan (SPPH,APK Purwokerto), Keguruan (IKIP Semarang), Teknik Lingkungan (ITS Surabaya)dan Ilmu Lingkungan (UGM Yogyakarta). Ia juga sebagai Dosen di Program Studi D3 dan D4 Kesehatan Lingkungan Purwokerto. Pernah diberi tugas tambahan sebagai Ketua Unit Bengkel Kerja, Koordinator II Bidang Kemahasiswaan, Ketua Program Studi, Ketua Jurusan, Anggota Senat Poltekkes. Penerima Penghargaan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden SBY dan Jokowi. Aktif di organisasi HAKLI, APTKLI, MTKP, Koperasi dan Sosial Keagamaan

asli orang desa yang tidak mau ketinggalan jaman, meskipun kenyataannya selalu ketinggalan.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Catatan 55 Tahun Usia Saya, "Saya Sudah Pernah"

16 Juli 2018   08:52 Diperbarui: 16 Juli 2018   08:58 269
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sosbud. Sumber ilustrasi: KOMPAS.com/Pesona Indonesia

Saya sudah  pernah menjadi ketua. Saya sudah pernah menjadi anggota.

Saya sudah pernah andil berkiprah di tingkat nasional, provinsi dan kabupaten. Saya sudah pernah berkiprah ditinggat rukun tetangga.

Saya sudah pernah kerja dengan bayaran tinggi Rp 2,5 juta perjam.  Saya sudah pernah kerja dengan bayaran rendah sekali Rp 160,-  perhari. Saya sudah pernah kerja tidak dibayar sama sekali.

Saya sudah pernah kerja dengan berpeluh dan berlumpur. Saya sudah pernah kerja dengan kursi empuk dengan sentuhan jari dan tanda tangan.

Saya sudah pernah kerja dengan mengandalkan otot. Saya sudah pernah kerja dengan mengandalkan otak.

Hotel Berbintang.

Saya sudah pernah naik pesawat kelas eksekutif yang nyaman dan wangi. Saya sudah pernah (sering) naik angkutan kelas ekonomi yang sesak dan pengap.

Saya sudah pernah  naik kereta api. Saya sudah pernah  naik bus. Saya sudah pernah  naik angkot. Saya sudah pernah  naik kapal. Saya sudah pernah  naik taksi. Saya sudah pernah  naik gerobag, cikar, pedati, dokar, bentor, becak, bemo, ojek.

Saya sudah pernah ke luar negeri. Saya sudah pernah ke beberapa kota di dalam negeri.

Saya  sudah pernah menginap tidur di kamar hotel berbintang  dengan maximum security. Saya sudah pernah menginap tidur diserambi masjid atau bangku terminal.

Saya sudah pernah tidur dilantai tanpa tikar di pondok pesantren. Saya sudah pernah tidur  di ranjang berkasur empuk  di asrama mahasiswa.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun