Kembali anak-anak sikap menghormati pada bendera yang berdiri dei pojokan kelas dekat meja guru
"Tegap graakk"
"Selamat pagi buuuuu" kompak anak-anak menmberi salam padaku
"Selamat pagi anak-anak. Keluarkan buku matematika kalian. Buka halaman 40, kita akan membahas tentang pembagian"
Anak-anak sibuk mengeluarkan buku paket dan buku latihan. Aku mulai menjelaskan pembagian dengan sabar dan ku kasih beberapa contoh. Beberapa anak permpuan mengerti. Tapi banyak anak laki-laki yang kurang faham.
"Sudah jelas belum" tanyaku
Tidak ada jawaban. Hanya dua anak saja yang mengerti. "Wah berati aku yang gagal dalam menjelaskan ini" batinku
"Ok baik, ibu akan jelaskan lagi tolong di perhatikan ya"
Kembali aku menjelaskan dari awal. Tapi apa yang terjadi? Saat aku menulis di papan tulis terdengar ada suara cekikikan, dan jelas banget itu suara laki-laki. Sambil menulis aku lemparkan lirikan ke belakang
"Oh ternyata Purnomo yang cengengesan" bisikku dalam hati. Aku pura-pura nggak lihat. Hanya mengingatkan dengan masih melihat papan tulis "Tolong anak-anak perhatikan ini" kataku agak tegas dan keras. Aku mulai lagi memberikan bebrapa contoh soal dan menyuruh beberapa anak maju. Lagi-lagi anak perempuan yang maju. Aku kasih contoh soal lagi. Situasi hening. Beberapa detik kemudian ada suara anak ngobrol "Emm Purnomo lagi"
"Puurrr, udah mengerti" tanyaku.