Mohon tunggu...
Septa VanyNaora
Septa VanyNaora Mohon Tunggu... FREELANCER -

svns journey

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Rahasia Kecil untuk Sebuah Alasan-End

23 November 2018   11:53 Diperbarui: 23 November 2018   12:22 403
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Cepat Aku menoleh kearahnya. Mengharap penjelasan akan pernyataannya barusan.

"Sudah lama aku mencintaimu Put, dari awal kau duduk disampingku saat kita masih sekolah." Ungkapnya tanpa memandang ke arahku.

Aku terus menatapnya tanpa berkedip. Aku tersanjung mendengar pernyataannya. Tangisku terhenti berganti dengan senyum tipis.

"Saat kamu tiba-tiba pindah tanpa pamit, kau tau betapa hancurnya aku." Katanya pelan.

Aku mendengarkan dengan seksama.

"Lalu dengan se enaknya kau kembali hadir dihidupku lagi, setelah bertahun-tahun kucoba menghapus kenangan tentangmu." Jelasnya lagi.

Senyumku semakin lebar. Ternyata aku tidak bertepuk sebelah tangan.

"Kalau kamu memilih dia, aku tidak akan memaksamu Put. Aku sudah cukup bahagia bisa mengungkapkan perasaan yang dari dulu ada, bahkan sekarang tetap sama." Katanya tulus.

Aku tersentuh mendengar penjelasan Bob. Kupeluk erat tubuhnya, seolah ingin menyatukan hati kami, ia juga balas memelukku dengan erat.

"Kevin itu sepupuku,"bisikku di telinga Bob. Tubuhku di dorong kedepan, Bob menatapku dengan pandangan tak percaya.

"Dari kecil kami bersama-sama. Sudah seperti abang dan adik." Jelasku. Kulihat wajah Bob memerah menahan malu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun