Mohon tunggu...
Dhul Ikhsan
Dhul Ikhsan Mohon Tunggu... Wiraswasta - Pribadi

"Confidence is fashion" Follow, coment, and like IG : @sandzarjak See you there.

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan

Penelusuran "Making Indonesia 4.0" Melalui Kunjungan ke PT Mayora Indah Tbk

31 Juli 2018   13:00 Diperbarui: 31 Juli 2018   13:13 2251
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Di ruang pelatihan PT. Mayora

Setelah pemaparan, kami pun diajak berkeliling ke dalam pabrik Mayora untuk mengamati langsung proses mutu kualitas produk mereka.

Di awali dari area oven yang begitu panas dan jarang dilalui manusia, pemandu kami memberikan penjelasan bahwa ruangan tersebut mencapai 36 derajat celcius. 

Lalu, kami melalui ruang inspeksi akhir barang jadi yang tidak padat pegawai, dan berakhir di ruang sensor evaluasi barang jadi.

Secara garis besar, QMS meliputi beberapa proses, di antaranya: pemeriksaan material baku, audit supplier,  pemeriksaan proses produksi, pemeriksaan akhir barang jadi, dan tes evaluasi sensorik.

Di akhir kunjungan, kami pun kembali ke ruang pelatihan di mana berbagai kegiatan games menanti. Seluruh ruangan tampak ramai dipenuhi gelak tawa dan hadiah yang sudah dipersiapkan panitia serta manajemen pabrik.

Di ruang pelatihan PT. Mayora
Di ruang pelatihan PT. Mayora
Penutup

Industri makanan kini menjadi industri kesayangan Indonesia. Hal ini dikarenakan kualitasnya tidak kalah dengan negara lain, dan mampu menyerap tenaga kerja muda.

Oleh karenanya, pemerintah berupaya agar industri makan dan minuman Indonesia tetap berjalan dengan "sehat". Program yang dilakukannya meliputi:

1. Keringanan pajak (tax holiday, dan tax allowance).

2. Memberikan bantuan peralatan, mesin, hingga promosi dalam hingga luar negeri.

3. Memberikan pelatihan desain, keterampilan, serta teknologi terbaru bagi pegawai perusahaan.

4. Memberlakukan aturan serta standarisasi sehingga mutu produk Indonesia dapat bersaing dengan negara lain.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun