Dalam hal ekonomi agar tetap stabil, pasangan suami istri ini pandai mengatur dan membelanjakan pendapatan karena selalu mengevaluasi keuangan dan menerapkan hidup hemat dan membeli sesuatu sesuai kebutuhan bukan keinginan. Pasangan suami istri karier ini juga mendidik anaknya dengan nilai agama, bukan hanya dibekali ilmu dunia saja, hal ini terbukti dari klarifikasi dari semua pasangan suami istri karier yang sudah tersebut diatas mereka memilihkan sekolah untuk anak-anaknya yang berbau islami misalnya SDIT, SMPIT, MTs, MAN, SMAIT maupun pondok. Mereka juga berupaya untuk menghidupkan nilai-nilai agama islam dalam keluarga. Terbukti ketika sama-sama libur dirumah mereka selalu mengadakan sholat berjamaah, membaca al-qur'an, puasa sunnah senin kamis serta selalu memohon ampun kepada Allah atas kesalahan yang dilakukan dan saling mendoakan dalam kebaikan.
Kesimpulan
Setelah melakukan penelitian dan pengolahan data wawancara terhadap Upaya Mewujudkan Keluarga Sakinah dalam Keluarga Karier (Studi Guru dan Karyawan Pabrik di Desa Jetiskarangpung, Kecamatan Kalijambe Sragen), akhirnya peneliti dapat menarik kesimpulan sebagai berikut:Â
1. Upaya keluarga Guru dan Karyawan Pabrik di Desa Jetiskarangpung dalam mewujudkan keluarga sakinah berbeda-beda, diantaranya menjaga komunikasi dengan baik, jujur, saling percaya, saling menjaga, saling mengingatkan dalam hal kebaikan, mengajarkan ilmu agama dalam keluarga. Pada dasarnya upaya yang dilakukan oleh keluarga Guru dan Karyawan Pabrik di Desa Jetiskarangpung itu bermuara satu tujuan yaitu menjaga agar tetap sakinah meskipun keduanya sibuk berkarier. Peneliti menyimpulkan bahwa mereka telah memahami tentang keluarga sakinah.Â
2. Upaya yang dilakukan pasangan suami istri karier yang berprofesi sebagai Guru dan Karyawan pabrik di Desa Jetiskarangpung Kecamatan Kalijambe Kabupaten Sragen rata-rata termasuk dalam Golongan keluarga Sakinah III karena keluarga-keluarga yang tersebut diatas dapat memenuhi seluruh kebutuhan keimanan, ketaqwaan, akhlaqul karimah secara psikologis dan perkembangannya serta bisa menjadi suri tauladan bagi lingkungannya sekitar
Saran
1. Untuk Suami dan Istri
a. Harus bisa memanfaatkan waktu dengan baik supaya perhatian terhadap keluarga tidak dirasa kurang karena harus membagi waktu antara karier dengan keluarga dan jangan egois ketika enghadapi permasalahan.Â
b. Harus saling mendukung, saling perhatian, selalu bekerja sama dalam segala hal. Baik masalah perekonomian, pengasuhan anak, pekerjaan rumah dan lain sebagainya, agar nantinya sebuah keluarga yang sakinah dapat tercapai.Â
2. Untuk Anak
Anak yang sudah beranjak dewasa harus bisa membantu pekerjaan di rumah, jadi tidak hanya di bebankan pada orangtua karena orangtua sudah sibuk mencari nafkah.