Mohon tunggu...
Rifki Feriandi
Rifki Feriandi Mohon Tunggu... Relawan - Open minded, easy going,

telat daki.... telat jalan-jalan.... tapi enjoy the life sajah...

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup Artikel Utama

Yang Lucu dari Pohon Harapan Rakyat Antikorupsi

27 Desember 2015   11:35 Diperbarui: 4 April 2017   16:11 769
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

'Gak perlu cowok ganteng. Yang penting gak munafik ngedua' - lagian cowok ganteng sekarang pacarnya juga ganteng

'Hello ayam busuk'. Heheheh...berantem kok ditulis

[caption caption="Pupu cayang mumu. Ciyuss? | Rifki Feriandi"]

[/caption]

'Sampai kapanpun namamu takkan pernah tergantikan. Walau kau pernah beri rasa sakit. Hatiku kan tetap menyayangimu. Terimakasih untuk 7 th yg kau beri' - ya namanya gak tergantikan, berabe loh kalo ganti, harus bubur merah bubur putih dan repot ngurus KTP

'Pupu slalu syang mumu. Love u. Jaga baik-baik di sana ya. Jangan selingkuh'. Iya mumu, jangan selingku ya.

"Semoga kan ada hari seperti ini lagi"

[caption caption="Taikan uang bekal :( | Rifki Feriandi"]

[/caption]

'Taikan uang bekal sekolah. Turunkan harga BBM'.Tidak tahu apakah tulisan mahasiswakah atau anak SD. 'Taikan' itu konotasinya kok ke WC ya. Tai-kan. Ini termasuk kata galau, transformasi tidak sempurna basa Sunda ke Indonesia. Antara 'naik' dan 'taek'. Sementara itu, dua kegalauan itu disampaikan harusnya ke dua pihak berbeda ya. Komplain naikkan uang bekal kepada orang tua, sementara BBM diturunkan kepada pemerintah. Jangan galau hilang fokus.

"Meni nyaah pisan yah sama kamu"

'Semoga gak jomblo lagi''

"Mengharapkanmu dari sekian lama. Cing atuh kamu teh peka'

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gaya Hidup Selengkapnya
Lihat Gaya Hidup Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun