Bila ada pertanyaan, bagaimana saya menjawabnya? Jika ada sanggahan, bagaimana saya mempertahankannya? Apakah tulisan itu harus disusun secara kronologis, atau membalikkan urutan kronologinya? Atau mungkin ada prinsip pengorganisasian struktur tulisan lain yang bisa saya terapkan?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut satu pun tak ada kaitannya dengan tata bahasa atau pilihan kata. Semuanya terfokus pada substansi tulisan.
Jadi, yang saya maksud satu tips untuk membangun rasa percaya diri pada hasil tulisan sendiri adalah: Menghabiskan lebih banyak waktu pada substansi karya tulis.
Ketika hendak menulis, atau sebelum menayangkannya kita hendak menyunting terlebih dahulu, cobalah bertanya --tanya seputar ide dan substansi tulisan. Jika kita merasa sudah yakin dan nyaman dengan pokok-pokok tulisan, bahasa dan pilihan kata tempat kita menulis konten tersebut selalu dapat ditarik ulur, dipijat, dipotong-potong. Selalu bisa kita sunting sedemikian rupa agar mengalir lebih baik dan dapat dibaca lebih jelas. Terlebih lagi, supaya bisa kita sesuaikan dengan pasar pembaca yang hendak kita tuju.
Namun, jika kita tidak yakin pada ide dan substansi tulisan sendiri, karya tulis kita akan berakhir berantakan tidak peduli berapa banyak kalimat cantik yang bisa kita rangkai di dalamnya.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI