Saya akui doa dan pilihan2 dan tindakan saya belum konsisten. Tuhan kasihani. Tolong saya untuk lebih konsisten.
2) Apakah saya berharap agar lingkungan hidup social-ekonomi-politis-religius makin membaik sementara saya hanya asyik dengan kalangan sendiri -- diri sendiri, keluarga sendiri, gereja sendiri -- tidak mau ambil pusing tentang pencerdasan, hidup bermasyarakat, penegakan keadilan, pengentasan kemiskinan, dlsb? Apakah gereja saya dengan segala penataan dan penyajian ibadah rayanya sesungguhnya inferior dan inward-looking atau sungguh taat dan menjalani misi Injil Kerajaan kepada segala kalangan terutama juga yang miskin dan tertindas?Â
Lord have mercy. Tuhan kasihani. Tuhan ampunilah. Tuhan kuatkan dan pimpin.
3) Apakah gereja mengajarkan dan mempraktikkan ajaran Alkitab secara komprehensif dan konsisten atau secara pilih-pilih dan mengerdilkan injil? Â
Masih belum komprehensif. Lord have mercy. Persoalannya sangat sediit dalam gereja berada dalam lingkaran pengaruh saya. Tolong saya untuk mampu memperbesar lingkaran pengaruh itu dan lalu memberi pengaruh.
4) Apakah dalam mendoakan dan mengusahakan pengaruh Kerajaan dalam dunia ini saya cerdik dan tulus, memiliki strategi seperti Nehemia yang tahu bagaimana harus menyusun strategi?Â
Kebanyakan tulusnya, cerdiknya kurang. Selain itu ada lagi faktor lain saya pikir: keberanian. Lord have mercy.
E. Keberhasilan dan KegagalanÂ
1) Belajar apa saya dari tokoh-tokoh Alkitab baik dalam tataran masyarakat homogen maupun heterogen seperti Yusuf, Musa, Yosua, Daniel, Ezra, Nehemia, Stevanus, Paulus, Yesus sendiri tentang kemenangan dan keberbuahan vv/vs kegagalan?Â
Belajar banyak :) Tidak cukup ruang dan waktu untuk menuliskannya semua.
2) Harus bagaimana saya menyikapi naik-turun kehidupan, pengaruh Kristen dalam masyarakat?