Yap, kami selalu pegang nasihat pak Ustadz untuk "Perbanyak sabar di tanah suci", ya tapiii khusus untuk ngadepin ahlul-serobot-antrean, kayaknya nggak boleh ada istilah sabar, hahaha.
Sebuah Kiat Bisa Berhaji di Usia MudaÂ
Tiap manusia tentu punya prioritas dan goals masing-masing, dan itu berbeda antara satu dengan yang lain. Ada orang yang punya target: Sudah memiliki rumah, mobil, dll di usia sebelum 30 tahun. Ada yang ingin keliling dunia jelang umur 30 tahun. Tidak ada yang benar, tidak ada yang salah.
Hanya saja, target saya memang cukup spesifik: Ingin berangkat Haji sebelum umur 30 tahun. Karena itulah, tatkala berkarier di salah satu perusahaan multinasional, saya terbilang "hemat mode on". Nyaris nggak pernah beli sepatu, baju, tas, atau makan enak di tempat fancy dengan duit sendiri. Saya selalu mengandalkan baju/kaos dari kantor, karena memang kantor kami bergerak di bidang FMCG (Fast Moving Consumer Goods) dan kerap menggelar banyak event.Â
Nah, "baju baru" saya ya kaos-kaos dari event itu. Intinya, semua gaji, remunerasi, reimbursement ketika trip, selalu saya simpan rapat-rapat di tabungan. Setelah ketemu angka 25 juta, saya cuss menuju bank syariah dan membuka rekening Haji.
Itu saya lakukan secara ajeg. Ogah beli piranti duniawi. Alhamdulillah, Allah anugerahkan kemampuan saya agar tidak FOMO (Fear of Missing Out). Walaupun rekan kerja sibuk gonta-ganti gadget dan aneka aksesoris, saya merasa fine-fine aja, dan tidak kepengen blas! Yang lain hobi hunting skincare atau make up terkini, saat itu saya cuma pakai bedak bayi doang! Hahaha.
Hingga Alhamdulillah, setelah menunggu 3 tahun (karena antrean haji belum sepanjang saat ini), saya pun memenuhi undangan Allah, untuk berangkat ke tanah suci.Tabungan haji juga sudah lunas. MasyaAllah, BarokAllah.Â
Jadi, intinya memang kita kudu menentukan financial goal: tujuan lo apa, ketika menabung dan berhemat sedemikian rupa. Kalau memang sudah mantab untuk berhaji, insyaAllah kita akan dimudahkan untuk menuju ke sana.Â
Siapa yang bisa menggerakkan hati saya untuk membuka rekening haji? Siapa yang bisa mengarahkan diri agar berhemat dan tidak mudah "gampang pengen" dengan barang-barang yang dibeli kolega? Yang menguasai hati dan jiwa saya adalah Allah ta'ala.Â
Maka, terus memohon pada Ia, agar kita dikaruniai hal-hal baik dan memudahkan diri untuk menuju jalan yang Ia ridhoi. Termasuk berangkat haji.
Semangaaaattt buat kita semuaaaa!